Jati Diri Bangsa Indonesia

Mulai saat ini kita sebagai bangsa Indonesia seharusnya ikut serta untuk membangun jati diri bangsa Indonesia. Membangun jati diri bangsa Indonesia bisa dimulai dari hal-hal yang kecil dalam keluarga kita.

Semangat belajar dan belajar haruslah di tekankan dalam mendidik anak. Begitu juga semangat tidak mudah putus asa. Dan semangat untuk menjaga harga diri juga ditanamkan kepada anak. Serta menjadi suatu keharusan yaitu memberikan pelajaran dan pemahaman agama kepada anak mulai sidini mungkin. Dan yang paling penting adalah orang tua harus memberikan tauladan yang baik kepada putra-putrinya serta bagi orang di sekitarnya. Mengapa saya menekankan pada anak dan keluarga ? Karena merekalah para penerus generasi muda dan keluargalah yang menjadi tempat pertama kali mereka mendapatkan pendidikan. Mengembalikan Jati Diri Bangsa harus dimulai dari anak-anak dan keluarga kita….(Mengembalikan Jati Diri Bangsa)

Ya, keluarga adalah “negara” kecil bagi kita. Dengan kita membentuk keluarga yang berkualitas baik dari segi agama maupun dari segi intelektual, moral dan sosial maka akan membuat negara besar seperti bangsa Indonesia ini menjadi negara yang disegani banyak negara. Tapi tatkala keluarga -keluarga di Indonesia banyak yang rusak moralnya maka tunggu saja kehancuran negeri tercinta ini.

Keluarga adalah penyokong kehebatan suatu bangsa. Oleh karena itu pendidikan dalam keluarga harus di utamakan atau di prioritaskan. Kita jangan sampai melupakan pendidikan keluarga kita. Dan mengenai hal tersebut saya sungguh iri dengan seseorang. Beliau bukan Nabi dan juga bukan Rasul akan tetapi namanya terkenang dalam al-Qur’an. Beliau bernama Luqman.

BACA JUGA :   H-12 Final Mengembalikan Jati Diri Bangsa